Kamis, 18 November 2021

MAULUD NABI.

Bulan Maulud adalah bulan kelahiran nabi Muhammad Saw , kiranya tak ada salahnya kalau dikenang  sejenak tentang kehidupannya. terutama sebagai tokoh perubahan . Perubahan dari gelap menjadi terang  . Minal dzulumat Ilan nur . Perubahan dari kesyirikan menuju kepada ketauhidan  .
Tauhid itu pada hakekatnya adalah pengesaan tuhan  yang dilafalkan dengan kalimat   laa Ilaha ilallah.
Dalam agama Islam, kalimat ini memiliki nilai tertinggi. Sedemikian tingginya sampai Rasul bersabda :. Man Kana akhiru kalamihi laa Ilaha ilallah dhaqola Jannah ( barang siapa yg akhir kalimatnya laa Ilaha ilallah dijamin masuk surga )  ( HR abu Daud ) 
Menurut Wahib Ibnu Al munabbih laa Ilaha ilallah itu. menjadi kunci surga.  Katanya :
Likulli syaiin miftaqun wa miftaqun aljannah laa Ilaha ilallah. ( Setiap sesuatu ada kuncinya dan kunci surga adalah laa Ilaha ilallah ) 
Selain itu laa Ilaha ilallah menjadi pintu gerbang bagi seseorang untuk masuk Islam  sehingga karenanya Rasul marah besar ketika Usamah bin Zaid membunuh misdar bin nahik yg telah mengucap syahadat,  dengan sabdanya : bagaimana kelak kamu bisa mempertanggung jawabkan dihadapan Allah .
Yang menjadi masalah disini adalah : apakah syahadatnya itu benar atau bohong .
Kebohongan itu harus dibuktikan, tidak boleh dipersangkakan.
Bagaimana mbuktikannya.
Tauhid adalah pilar. Keimanan, menurut Rasul :
Al imanu akdun bi qolbu wa ikrarun bi lisani wa amalun bi arkani  ( iman itu adalah keyakinan dalam hati dan diucapkan dg lisan serta diamalkan dengan perbuatan ) ( HR Ibnu Majah ).
Artinya : keyakinan bisa masuk dalam hati bila diafirmasika dengan lisan dan divisualkan dg amal perbuatan .
Oleh karena itu syahadat bisa dikatakan sebagai bukti awal dan selanjutnya amal perbuatan jadi kesempurnaan bukti  
TAUHID MENJADI KUNCI KEBAIKAN DUNIA .
Kalau kalimat tauhid masuk dalam hati maka tauhid bukan hanya menjadi kunci surga atau kebaikan akhirat , tapi juga akan menjadi kunci kebaikan dunia atau menjadi karakter.
Ada beberapa kebaikan tauhid dalam kehidupan dunia.
1. Tauhid bisa membentuk sikap tawadluk.
Tauhid atau ketuhanan yg maha esa. Menurut imam machali, esa itu artinya tak berpasangan.
Firman : Subhana alladzi qalaka Aswaja ( maha suci Allah yg menciptakan segala sesuatu berpasangan) ( Yasin 36 ).
Artinya  manusia itu hidup berpasangan .
Untuk berpasangan dengan baik , orang harus saling menghormati . Saling menghormati itu bisa terjadi kalau  masing masing mempunyai sifat rendah hati  tidak sombong atau tinggi hati dan tidak rendah diri .
Sombong atau tinggi hati itu menganggap menganggap dirinya lebih tinggi dari orang lain , artinya dia menuhankan dirinya.
Sedang rendah diri itu menganggap orang lain lebih tinggi  darinya . Artinya dia menuhankan orang lain . Redah diri atau tadaruk itu hanya kepada Allah  ,bukan kepada sesama manusia .
Sedang rendah hati itu menganggap dirinya sama derajatnya dengan orang lain, yaitu sama sama menyembah kepada Allah.
Firman : wama qolaktu Jinna wal insa Illa liyakbudu ( dan tidakla Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah Ku ( ad dzariat 56 ).  Sedang sirik itu membentuk sifat tinggi hati atau sombong  bagi kalangan atas  dan rendah diri bagi kalangan bawahnya  sehingga punya kecenderungan menuhankan diri sendiri atau orang lain .
2.TAUHID BISA MEMBENTUK JIWA MERDEKA DAN MANDIRI.
Dalam surat Al Fatihah, tauhid dirumuskan sebagai : iyaka nakbudu wa iyaka nastain .
Iyaka nakbudu : hanya kepada Mu kami menyembah  adalah pernyataan Kemerdekaan  yaitu. tidak taat kepada siapapun kecuali kepada Allah.
Iyaka nastain : hanya kepadaMu kami mohon pertolongan adalah pernyataan  Kemandirian  yaitu  tidak tergantung kepada siapapun kecuali Allah.
Maka tauhid dapat membentuk jiwa merdeka dan mandiri.
Dengan jiwa merdeka dan mandiri oran bisa kreasi untuk menciptakan prestasi.     
Sementara sirik akan membentuk jiwa terjajah bagi kalangan bawah  dan jiwa penjajah bagi kalangan atas.
TAUHID DAPATEMBENTUK IMAGE  UNTUK MENJADI ORANG MULIA
Image manusia itu ada 2 macam , yaitu :
1.menjadi orang yg mulia
2. menjadi orang yg ditakuti .
Dalam tauhid , segalanya diukur dg pandangan Allah , yaitu : manusia dihadapan Allah .
Firman :  Inna akramakum indza Allahu atqakum ( sesungguhnya yg paling mulia diantara kalian disisi Allah adalah yg paling takwa diantara kalian ) ( Al Gujarat 13 )
Jadi image orang yg bertauhid adalah menjadi hamba  yg mulia dihadapan Allah yaitu  orang orang yg bertakwa yg penya kelembutan dan kesantunan .
Sementara image orang sirik adalah jadi orang yg ditakuti sehingga perlu menampilkan kekerasan .

TAUHID BISA MEMBENTUK MORAL OTONOM.
Moral itu pada dasarnya adalah rasa hormat pada aturan, itu ada 2 tingkat. yaitu :
1. Moral heteronom  atau menggantung pada orang lain.
     Misalnya pada pujian atau imbalan orang.
2. Moral otonom atau mandiri, tidak menggantung pada siapapun kecuali pada Allah .
Orang yg bertauhid , semua amalannya ikhlas  semata mata hanya karena Allah , tidak menggantung pada pujian atau imbalan orang.
Jadi moralnya otonom atau mandiri , sehingga tidak mudah kecewa  bila tidak ada imbalan atau pujian , karenanya amalan bisa Istiqomah .
Sementara sirik , moralnya heteronom atau menggantung pada orang lain sehingga mudah kecewa dan karenanya tidak bisa Istiqomah
Dengan tauhid inilah Rasul membawa umatnya menjadi umat yg tawadluk , kreatip, dan ikhlas  sehingga menjadi umat yg tangguh yg tidak ada tandingannya .
Dalam fiqih dikenal kaedah : Al islami yaklu wala yukla alaih ( Islam itu tinggi dan tidak ada yg melampaui tingginya ).

                 Muhainmin Hasbi , Lasem ,19 November 2021.