Manusia itu makluk yg punya nafsu dan akal.
Nafsunya mendorong untuk mendapatkan kesenangan. Kesenangan merangsang hasrat sesaat yg dipenuhi oleh ego.
Akalnya mendorong untuk mencapai kepentingapn. Kepentingan membangkitkan kehendak atau cita cita ( ideologi )
Jadi ideologi adalah ilmu ttg cita cita.
Marx berpendapat bahwa : struktu ( materi ) menentukan supra struktur ( ideologi - kesadaran )
Struktuk masyarakat buruh membentuk ideologi sosialisme .Agama mengajarkan bahwa : supra struktur ( kesadaran ideologi ) membentuk struktur ( basis sosial ).
Nabi saw dengan kesadaran agama merubah struktur masyarakat jahiliyah menjadi masyarakat islam yg adil dan sejahtera.
Jadi ideologa agama adalah cita cita untuk membentuk atau merubah masyarakat guna mencapai kesejahteraan.
Apakah tauhid itu dapat membentuk masyarakat yg sejahtera ?
Tauhid cita cita yg disadari untuk mencapai kebaikan dunia dan akherat.
Kebaikan akherat.
Tauhid artinya memurnikan keyakinan bahwa Allah itu maha esa , yang dilafalkan dalam kalimat La ilaha ila Allah ( tiada tuhan selain Allah )
Dalam agama la ila ila Allah itu berkedudukan sebagai kunci surga.
Rasul bersabda : likulli syai in miftakun wa miftakun al jannah la ilaha ila allah ( setiap sesuatu ada kuncinya dan kunci surga adalah la ilaha ila Allah ).
Kunci itu fungsinya untuk membuka pintu. Menurut pengertian iman la ilaha ila Allah selain harus diyakini dalam hati juga haruslah diucapkan dg lisan
Rasul bersabda : man qola akhirat al hayat la ilaha ila Allah dhakhola al jannah ( barang siapa yg pada akhir hayatnya mengucapkan la ilaha ila Allah niscaya masuk surga ).
Dan untuk sempurnanya iman , selain diucapkan juga harus di amalkan dg perbuatan, sehingga menjadi kebaikan dunia.
Kebaikan dunia.
1.dalam surat al Baqarah -163 dikatakan : wa ila hukum illa hu wahid ( tuhanmu adala tuhan yang esa ).
Esa artinya tidak berpasangan, sementara Allah menciptan makluknya berpasangan, tidak ada yang esa.
Dalam surat Yasin -36 : subhana alladzi kholaqo aswaja ( maha suci Allah yang telah menciptakan segala sesuatu berpasang pasang an.
Manusia itu hidup berpasangan - saling membutuhkan, oleh karena itu harus saling menghormati.Untuk dapat saling menghormati orang harus rendah hati ( tawadluk).
2. Dalam surat al fatihah, tauhid dirumuska sebagai : iyyaka
Nakbudu wa iyyaka nasta in ( hanya kepadamu kami menyembah dan hanya k.epada Mu kami mohon pertolongan ).
Iyya kanak budu adalah pernyataan Kemerdekaan , tidak akan menyembah atau taat kepafa siapapun kecuali Allah.
Pernyataan ini akan menanamkan jiwa Merdeka.
Iyya ka nasta in adalah pernyataan Kemandirian, yang tidak akan menggantung kepada siapapun juga selain Allah
Dan pernyataan ini akan menanamkan jiwa Mandiri.
Orang yangmandiri akan menghasilkan prestasi bila diberikan Kemerdekaan.
3. Menyembah dan minta tolong hanya kepada Allah itu akan menumbuhkan sifat Iklas, yaitu berbuat semata mata karena Allah, sehingga amalan nya bisa Istiqomah.
Jadi tauhid itu adalah supra struktur ( kesadaran ) bahwa:
Manusia itu harus merdeka ,mandiri dan iklas untuk membentuk struktur sosial yang baik dunia dan akherat.
Lasem,30 - nop 17.
Rabu, 29 November 2017
Senin, 20 November 2017
KUNcIPENDIDIKAN
Ada sebuah kaedah yg berbunyi : likulli syai in mif takun ( setiap sesuatu ada kuncinya )
Kalau kita berbicara ttg pendidikan, maka pendidikan itupun ada kuncinya.
Untukengetahui kuncinya, terlebih dahuli harus tahu tujuannya.
Ada 3 tujuan pendidikan :
1.Tujuan awal : adalah ibadah ( wama qalakal jinna wal insa illa liyakbudun - dan tidak kami jadikan jin dan manusia kecuali untuk beribadat kepada Ku ).
Ibadah itu hakekatnya adalah bersyukur.
Jadi tujuan awal pendikan adala bersyukur seperti disebutkan dalam surat Luqman - 14 yaitu : aniskurli wa liwalidaika -- bersyukurlah kepada Ku dan kepada kedua orang tuamu ).
Anak bisa berterima kasih , kalau dikasih yaitu diberikan kasih sayang.
Maka tugas orang tua adalah :1. Memberkan kasih sayang pada anak agar bisa berterima kasih.
2. Menjelaskan pada anak bahwa Alla itu maha kasih, dengan kasihnya Allah telah memberikan nikmatul ijad ( kenikmatan diciptakan ) dan nikmatul injad ( kenikmatan diberikan riski untuk kelanjutan hidup.) Supaya bisa bersukur.
Tentang syukur , Al asfahani berpendapat :
Kufur itu menutup,sedang syukur itu adalah membuka atau menampakkan, yaitu menampakkan nikmat Allah dalam bentuk memberikan sebagian kenikmatan itu kepada orang lain.
Anak yang merasa mendapatkan kasih sayang, dia akan mampu memberikan kasih sayang pada orang lain.
Kasih sayang itu akan memancarkan bufi pekerti yang baik , berupa amal makruf, kesabaran , sikap yg tawadluk, seperti yang diperintahkan oleh guru Luqman dalam surat Luqman yaitu : berbuatlah yg makruf dan mencegah yg munkar, bersabar thd apa yg menimpamu, jangan memalingkan muka dari manusia, jangan barjalan dengan angkuh, sederhanakan dlm berjalan dan lembutkan suaramu .
2. Tujuan antara : memakmurkan bumi .
Dalam surat Hud - 61 : disebutka - hua antsa akum minal ardhi wastakmurukum fiha (Dia telah menciptakan mu dari bumi dan menjadikan mu pemakmurnya ) .
Untuk memakmurkan bumi orang harus pinter dan bener.
Pinter itu harus punya ilmu.
Rasul bersabda : allimu aulaa dakum fainnahum mahluquna lizamanin ghairu zamanikum ( berilah ilmu anakmu,karena mereka itu dijafikan buat menghadapi zaman yg sama sekali lain dari zaman mu ini ).
Orang pinter bisa untuk minteri orang lain, oleh karena itu dia harus bener yaitu harus punya chosyatullah - rasa takut dan taat kepada Allah.
Untuk mencapai chosyatullah orang tua harus :
1. Memberi pelajaran agama supaya mengerti agama.
2 menuntun ibadah supaya dapat merasakan agama.
3. Memberikan kontrol supaya berjalan istiqomah supaya dapat memiliki, yaitu memiliki sifat sifat yg tetap yg disebut charakter yaitu charakter yg bener.
3. Tujuan akhir : kebaikan dunia dan akherat.
Jika tujuan awal dan tujuan antara berjalan dg baik maka tujuan akhir akan tercapai
Anak yg sholat, mampu bekerja dan mampu memberikan kasih sayang pada orang lain,
Secara psichologis dapat dikatakan jiwanya sehat. Dia akan merasakan bahagia karena tidak punya ras iri dan dengki pada orang lain.
Secara sosiologis, dia mampu bertanggung jawab dan mampu menyesuaikan diri pada ketertiban dan kebaikan.
Ini semua adalah usaha, sementara keputusannya ada pada Allah
Pada umumnya orang tua itu sayang pada anaknya, tapi falam kenyataan banyak anak kecewa karena tidak merasa disayangi oleh orang tuanya sehingga menjadi nakal..
Mengapa ?
Untuk menyampaikan kasih sayang itu ada caranya, yang disebut tehnik komunikasi.
Ada beberapa tehnik komunikasi yg harus diperhatikan, yaitu :
1. Qaulan sadidan. ( penyampaian yang benar ).
Perkataan hendaknya sesuai dg perbuatan.
Perkataan ( tauladan ) lebih mengesankan daripada perkataan.
2. Waulan balighan ( penyampaian yg jelas ).
Hendaknya bahasa yang digunakan dapatcdimengerti oleh anak . dan untuk mendapatkan kejelasan perlu adanya dialog.
3. Qaulan maysuran . ( penolakan yg lembut ).
4. Qaulan layyinan. ( ajakan yg lembut ).
5. Qaulan ma' rufan .( penyampaian yang bijaksana ).
Ada 2 macam penyampaian .
a. Penyampaianyang yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan. ( bayi butuh digendong, anak anak butuh ber main, remaja butuh bimbingan , dewasa butuh pekerjaan , sedang manula biyuh di pijat .
b. Penyampaian harus memperhatikan sifat sifat bawaanyang telah didesign Allah misalnya :
Vitalitas, talenta dan temperamen.
Jika kasih sayang itu disampaikan dengan tehnik yang baik, insyaallah, anak dapat merasakan kasih sayang itu, sehingga dia dalam kondisi gembira karenanya dapat menyesuaikan diri pafa ketertiban dan kebaikan.
Lasem, 22 nop 2017.
Kalau kita berbicara ttg pendidikan, maka pendidikan itupun ada kuncinya.
Untukengetahui kuncinya, terlebih dahuli harus tahu tujuannya.
Ada 3 tujuan pendidikan :
1.Tujuan awal : adalah ibadah ( wama qalakal jinna wal insa illa liyakbudun - dan tidak kami jadikan jin dan manusia kecuali untuk beribadat kepada Ku ).
Ibadah itu hakekatnya adalah bersyukur.
Jadi tujuan awal pendikan adala bersyukur seperti disebutkan dalam surat Luqman - 14 yaitu : aniskurli wa liwalidaika -- bersyukurlah kepada Ku dan kepada kedua orang tuamu ).
Anak bisa berterima kasih , kalau dikasih yaitu diberikan kasih sayang.
Maka tugas orang tua adalah :1. Memberkan kasih sayang pada anak agar bisa berterima kasih.
2. Menjelaskan pada anak bahwa Alla itu maha kasih, dengan kasihnya Allah telah memberikan nikmatul ijad ( kenikmatan diciptakan ) dan nikmatul injad ( kenikmatan diberikan riski untuk kelanjutan hidup.) Supaya bisa bersukur.
Tentang syukur , Al asfahani berpendapat :
Kufur itu menutup,sedang syukur itu adalah membuka atau menampakkan, yaitu menampakkan nikmat Allah dalam bentuk memberikan sebagian kenikmatan itu kepada orang lain.
Anak yang merasa mendapatkan kasih sayang, dia akan mampu memberikan kasih sayang pada orang lain.
Kasih sayang itu akan memancarkan bufi pekerti yang baik , berupa amal makruf, kesabaran , sikap yg tawadluk, seperti yang diperintahkan oleh guru Luqman dalam surat Luqman yaitu : berbuatlah yg makruf dan mencegah yg munkar, bersabar thd apa yg menimpamu, jangan memalingkan muka dari manusia, jangan barjalan dengan angkuh, sederhanakan dlm berjalan dan lembutkan suaramu .
2. Tujuan antara : memakmurkan bumi .
Dalam surat Hud - 61 : disebutka - hua antsa akum minal ardhi wastakmurukum fiha (Dia telah menciptakan mu dari bumi dan menjadikan mu pemakmurnya ) .
Untuk memakmurkan bumi orang harus pinter dan bener.
Pinter itu harus punya ilmu.
Rasul bersabda : allimu aulaa dakum fainnahum mahluquna lizamanin ghairu zamanikum ( berilah ilmu anakmu,karena mereka itu dijafikan buat menghadapi zaman yg sama sekali lain dari zaman mu ini ).
Orang pinter bisa untuk minteri orang lain, oleh karena itu dia harus bener yaitu harus punya chosyatullah - rasa takut dan taat kepada Allah.
Untuk mencapai chosyatullah orang tua harus :
1. Memberi pelajaran agama supaya mengerti agama.
2 menuntun ibadah supaya dapat merasakan agama.
3. Memberikan kontrol supaya berjalan istiqomah supaya dapat memiliki, yaitu memiliki sifat sifat yg tetap yg disebut charakter yaitu charakter yg bener.
3. Tujuan akhir : kebaikan dunia dan akherat.
Jika tujuan awal dan tujuan antara berjalan dg baik maka tujuan akhir akan tercapai
Anak yg sholat, mampu bekerja dan mampu memberikan kasih sayang pada orang lain,
Secara psichologis dapat dikatakan jiwanya sehat. Dia akan merasakan bahagia karena tidak punya ras iri dan dengki pada orang lain.
Secara sosiologis, dia mampu bertanggung jawab dan mampu menyesuaikan diri pada ketertiban dan kebaikan.
Ini semua adalah usaha, sementara keputusannya ada pada Allah
Pada umumnya orang tua itu sayang pada anaknya, tapi falam kenyataan banyak anak kecewa karena tidak merasa disayangi oleh orang tuanya sehingga menjadi nakal..
Mengapa ?
Untuk menyampaikan kasih sayang itu ada caranya, yang disebut tehnik komunikasi.
Ada beberapa tehnik komunikasi yg harus diperhatikan, yaitu :
1. Qaulan sadidan. ( penyampaian yang benar ).
Perkataan hendaknya sesuai dg perbuatan.
Perkataan ( tauladan ) lebih mengesankan daripada perkataan.
2. Waulan balighan ( penyampaian yg jelas ).
Hendaknya bahasa yang digunakan dapatcdimengerti oleh anak . dan untuk mendapatkan kejelasan perlu adanya dialog.
3. Qaulan maysuran . ( penolakan yg lembut ).
4. Qaulan layyinan. ( ajakan yg lembut ).
5. Qaulan ma' rufan .( penyampaian yang bijaksana ).
Ada 2 macam penyampaian .
a. Penyampaianyang yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan. ( bayi butuh digendong, anak anak butuh ber main, remaja butuh bimbingan , dewasa butuh pekerjaan , sedang manula biyuh di pijat .
b. Penyampaian harus memperhatikan sifat sifat bawaanyang telah didesign Allah misalnya :
Vitalitas, talenta dan temperamen.
Jika kasih sayang itu disampaikan dengan tehnik yang baik, insyaallah, anak dapat merasakan kasih sayang itu, sehingga dia dalam kondisi gembira karenanya dapat menyesuaikan diri pafa ketertiban dan kebaikan.
Lasem, 22 nop 2017.
Sabtu, 18 November 2017
KOMPONEN AGAMA
Semua agama mempunyai tiga komponen yaitu
1. Iman atau keyakinan
2. Islam atau amal ibadah
3.ihsan atau kebaikan
A. IMAN
Rasul bersabda al imanu a' dun bi qolbi wa ikrarun bi lisani wa amalun bil arkani ( iman adalah keyakinan dlm hati yang diucapkan dg lisan serta diamalkan dg perbuatan)
Keyakinan itu bila diamalkan dg perbuatan mk keyakinan itu menjad
I pola pikir. Selanjutnya pola pikir itu akan membentuk pola sikap dan pola sikap akan membentuk amal perbuatan. Orang yng yakin bahwa semia penyakit ada obatnya, mk ketika dia sakit dia butuh obat dan akan segera pergi ke dokter dan sembuhlah dia.
Lain halnya dg orang yg tifak punya keyakinan, ketika dia sakit dia terlentang di ranjang tidak bersikap tidak berbuat ap apa shg sakitnya tambah parah.
Itulah hebatnya keyakinan, bisa menyelesaikan dg cepat.
Selain itu iman kelak di akhirat mempunyai jaminan surga. Rasul bersabda man kana fi qalbihi misqalla habbatin min qordalin min imanin fa ahrujuhu. (Barang siapa yg dlm hatinya ada iman, meski hanya sebesar biji sawi, maka kelak dikeluarkan dr neraka).
Iman ( keyakinan) itu adl dasar agama yg diatasnya dibangun gagasan gagasan agama, mk keyakinan itu haruslah benar. Keyakinan yg benar ( haqqul yakin) afalah keyakinan yg didasarkan pada ilmu Allah yaitu ayat ayat Allah.
Ayat Allah itu ada 2 macam.
1. Ayat kauliyah ( al qur an dan sunnah rasul )
2. Ayat kauniyah ( penomena alam yg kemudian bisa disusun menjafi ilmu pengetahuan dan tehnologi ).
Dalam al qamar 49 disebutkan
Inna kulla syai in kholakna bi kodarin ( sesungguhnya Kami telah menjadikan segala sesuatu dg kadar/ilmu nya )
Iman yang benar akan menghasilkan amal yang bermanfaat.
B. Komponen yg kedua afalah ISLAMl ( amal ibadah ).
Rasul bersabda innamal a' malu bin niyat ( sesungguhnya amal itu tergantung pd niat).
Jadi ukuran amal ibadah adalah niat.
Berdasar niatnua, amal itu ada 4 macam.
1.linnas amal krn ingin pujiam manusia.
2. Lisawabud dunya amal krn mengharap balasan dunia.
3. Lisawabul akhirat amal krn mengharap balasan akhirat
4. Lillah amal krn mengharap ridha Allah
Amal ibadah itu hakekatnya bersyukur pd Allah , bukan krn terpaksa.
Menurut Al Asfahani bersyukur itu artinya membuka, jika dia mendapatkan nikmat, nikmat itu dibuka utk org lain di sekitarnya. Artinya orang yg bersyukur itu mampu memberikan kasih sayang pd orang lain atau mampu memancarkan kebaikan pd orang lain.
C. Komponen ke 3 adalah IHSAN ( kebaikan ).
Ukuran kebailan adalah perbandingan hak dan kwajiban.
Kebaikan itu afa 3 macam.
1. Takwa atau kebaikan hukum ada keseimbangan hak dg kwajiban.
Orang kaya bersedekah itu adil.
Hutang wajib membayar itu disiplin.
2. Birr atau kebaikan sosial melebihkan kwajiban dari pada hak .
Anak dimarahi orang tua, tifak boleh balas harus tetap hormat,mesti kecewa.
3. Ihsan atau kebaikan moral mengabaikan hak dg mengutamakan kwajiban.
Orang yg disakiti tidak membalas bahkan memaafkan
Dalam Ali Imran 13 4 dikatakan bahwa Allah menyukai orang yg melakukan kebaikan ( wallahu yukibbul muhsinin ).
Hubungan iman islam dan ihsan.
Islam tanpa iman itu munafik ( kafir), dia masuk neraka jahanam selamanya.
Al Baiyinah 5 menyatakan bahwa sesungguhnya orang orang kafir dr ahli kitab dan musrik masuk neraka jahanam selama lamanya.
Iman tanpa islam itu fasik , masuk neraka dia ( al ssajadah 20)
Iman islam tanpa ihsan itu ringan timbangan kebaikannya maka tempat kembalinya neraka hawiyah.
Tiga komponen ini berkaitan, kalau komponennya tidak lengkap, tidak sempurnalah agamanya dan neraka tempatnya.
Jadi orang yg beragama itu punya keyakinan dan dengan keyakinannya dia beribadah sehingga memancarkan kebaikan.
1. Iman atau keyakinan
2. Islam atau amal ibadah
3.ihsan atau kebaikan
A. IMAN
Rasul bersabda al imanu a' dun bi qolbi wa ikrarun bi lisani wa amalun bil arkani ( iman adalah keyakinan dlm hati yang diucapkan dg lisan serta diamalkan dg perbuatan)
Keyakinan itu bila diamalkan dg perbuatan mk keyakinan itu menjad
I pola pikir. Selanjutnya pola pikir itu akan membentuk pola sikap dan pola sikap akan membentuk amal perbuatan. Orang yng yakin bahwa semia penyakit ada obatnya, mk ketika dia sakit dia butuh obat dan akan segera pergi ke dokter dan sembuhlah dia.
Lain halnya dg orang yg tifak punya keyakinan, ketika dia sakit dia terlentang di ranjang tidak bersikap tidak berbuat ap apa shg sakitnya tambah parah.
Itulah hebatnya keyakinan, bisa menyelesaikan dg cepat.
Selain itu iman kelak di akhirat mempunyai jaminan surga. Rasul bersabda man kana fi qalbihi misqalla habbatin min qordalin min imanin fa ahrujuhu. (Barang siapa yg dlm hatinya ada iman, meski hanya sebesar biji sawi, maka kelak dikeluarkan dr neraka).
Iman ( keyakinan) itu adl dasar agama yg diatasnya dibangun gagasan gagasan agama, mk keyakinan itu haruslah benar. Keyakinan yg benar ( haqqul yakin) afalah keyakinan yg didasarkan pada ilmu Allah yaitu ayat ayat Allah.
Ayat Allah itu ada 2 macam.
1. Ayat kauliyah ( al qur an dan sunnah rasul )
2. Ayat kauniyah ( penomena alam yg kemudian bisa disusun menjafi ilmu pengetahuan dan tehnologi ).
Dalam al qamar 49 disebutkan
Inna kulla syai in kholakna bi kodarin ( sesungguhnya Kami telah menjadikan segala sesuatu dg kadar/ilmu nya )
Iman yang benar akan menghasilkan amal yang bermanfaat.
B. Komponen yg kedua afalah ISLAMl ( amal ibadah ).
Rasul bersabda innamal a' malu bin niyat ( sesungguhnya amal itu tergantung pd niat).
Jadi ukuran amal ibadah adalah niat.
Berdasar niatnua, amal itu ada 4 macam.
1.linnas amal krn ingin pujiam manusia.
2. Lisawabud dunya amal krn mengharap balasan dunia.
3. Lisawabul akhirat amal krn mengharap balasan akhirat
4. Lillah amal krn mengharap ridha Allah
Amal ibadah itu hakekatnya bersyukur pd Allah , bukan krn terpaksa.
Menurut Al Asfahani bersyukur itu artinya membuka, jika dia mendapatkan nikmat, nikmat itu dibuka utk org lain di sekitarnya. Artinya orang yg bersyukur itu mampu memberikan kasih sayang pd orang lain atau mampu memancarkan kebaikan pd orang lain.
C. Komponen ke 3 adalah IHSAN ( kebaikan ).
Ukuran kebailan adalah perbandingan hak dan kwajiban.
Kebaikan itu afa 3 macam.
1. Takwa atau kebaikan hukum ada keseimbangan hak dg kwajiban.
Orang kaya bersedekah itu adil.
Hutang wajib membayar itu disiplin.
2. Birr atau kebaikan sosial melebihkan kwajiban dari pada hak .
Anak dimarahi orang tua, tifak boleh balas harus tetap hormat,mesti kecewa.
3. Ihsan atau kebaikan moral mengabaikan hak dg mengutamakan kwajiban.
Orang yg disakiti tidak membalas bahkan memaafkan
Dalam Ali Imran 13 4 dikatakan bahwa Allah menyukai orang yg melakukan kebaikan ( wallahu yukibbul muhsinin ).
Hubungan iman islam dan ihsan.
Islam tanpa iman itu munafik ( kafir), dia masuk neraka jahanam selamanya.
Al Baiyinah 5 menyatakan bahwa sesungguhnya orang orang kafir dr ahli kitab dan musrik masuk neraka jahanam selama lamanya.
Iman tanpa islam itu fasik , masuk neraka dia ( al ssajadah 20)
Iman islam tanpa ihsan itu ringan timbangan kebaikannya maka tempat kembalinya neraka hawiyah.
Tiga komponen ini berkaitan, kalau komponennya tidak lengkap, tidak sempurnalah agamanya dan neraka tempatnya.
Jadi orang yg beragama itu punya keyakinan dan dengan keyakinannya dia beribadah sehingga memancarkan kebaikan.
Langganan:
Komentar (Atom)