Allah berfirman : laqod kana lakum fi rasulillahi uswatun kasanah ( sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu ) (al ahzab-21 ).
Ada beberapa kejadian yg dapat diambil hikmahnya untuk diteladani :
1.awal kerasulan.
2. Isra' mi'raj .
3. Hijrah .
1. Awal kerasulan .
Pada awal kerasulan turun ayat yg berbunyi : ikhra' bismi rabbika alladi kholaq ( bacalah dengan menyebut nama tuhanmu ygenciptakan ).
Perintahnya adalah: bacalah.
Yang harus dibaca adalah semua ayat Allah, baik ayat kauliyah (al qur'an dan as sunnah ) maupun ayat kauniyah yaitu ayat alam semesta yg berupa fenomena alam yg selanjutnya bisa disusun menjadi ilmu pengetahuan dan tehnologi.
Orang yg membaca akan menjadi pintar , dan orang pintar akan bermanfaat bagi masyarakat. Tapi dalam kenyataan banyak orang pintar yang mintri orang lain untuk kepentingan diri sendiri atau golongannya bukan kepentingan umum. Olehvkarena itu orang pinter haruslah bener.
Dalam ayat tersebut, Allah tidak hanya memerintahkan membaca supaya pinter, tapi disamping membaca haruslah bismi rabbika ( dengan menyebut nama tuhanmu).
Bi itu dengan artinya dekat sekali. Suatu komitmen bahwa dirinya dekat sekali dengan Allah - ka annaka tarahu ( se akan akan melihat Allah ) atau innahu yaraka ( sesungguhnya Allah melihat mu).
Islam memerintahkan membaca supaya pinter, dan orang pinter itu harus mengamalkan ilmunya dengan bener. Untuk bener orang harus chosyatullah - mempunyai rasa takut dan taat kepada Allah karena merasa selalu dilihat oleh Allah.
2. Isra' Mi'raj.
Tujuan utama nabi Muhammad saw. di isra' mi' raj adalah untuk menerima perintah sholat.
Dalam agama sholat itu dipandang sebagai :
1. Tiang agama : ash sholatu imamuddin ( sholat itu adalah tiang agama ).
2. Ukuran baik buruknya amal .
Auwalu ma yuhasabu alaihil abdu yauma alqiyamati as sholat fain sholukhat sholuha sairi amalihi wa in fasadat fasada sairi amalihi. ( amalan yang pertama kali di hisab atas hamba di hari kiamat jalah sholat, bila sholatnya sholuhat ( baik ) maka baik pula seliruh amalannya. Dan bila sholatnya rusak maka rusak pula seluruh amalannya
.).(HR. Thabarani ).
Sholat yang sholuhat itu yg bagaimana ?
Allah berfirman : innani ana Allah lailaha illa Ana fa'budni wa aqimi asholata lidzikri ( sesungguhnya Aku ini adalh Allah , tidak ada tuhan selain Aku, da tegakkan sholat untuk mengingat Ku ).
Sholat yg sholuhat itu meliputi 3 hal.
1. Menyembah dgvperbuatan dan lisan menurut tatacara( kaifiyah) yang telah ditentukan.
2. Menegakkan sholat, artinya shahun, tidak pernah absen dan terlambat ( disiplin).
3. Mengingat Allah ( dzikrillah ).
Dzikir itu berkaitan dengan imanensi atau kedekatan. Kedekatan dengan Allah, bukanlah kedekatan dengan dzat Nya.
Rasul bersabda : antakbudallah ka annaka tarahu ( jika menyembah engkau kepada Allah se akan akan engkau melihat Nya).
Hanya se akan akan melihat, bukan melihat dengan mata kepala, tapi melihat dengan mata hati. Jika tidakvdapat melihat, sesungguhnya Allah melihatmu.( innahu yaraka).
Jadi sholat yang sholuhat itu adalah menyembah Allah dg kaifiyah yg telah ditentukan danbyg dilakukan dg disiplin
Serta merasa selalu dilihat olehvAllah sehingga menjadi
Orang yang selalu menghindarkan diri dari perbuatan keji
Dan munkar.
Allah berfirman : innas shoylati tanha anil fahsha' i wal munkar ( sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar).
Dengan perkataan lain sholat yang sholuhat adalah dapat
Menampilkan kesalehan pribadi sekaligusckesalehan sosial.
3. Hijrah.
Mengapa nabi saw. Sewaktu hijrah menggunakan unta, ti
fak menggunakan buraq seperyi sewaktu isra' mi'raj ?
Isra' mi'raj afalah peristiwa khas untuk rasul , bukan untuk ditiru umat. Sementara hijrah adalah peristiwa yang harus diikuti oleh umatnya.
Dalam hijrah perlu dibuat rencana tentang : waktu, sarana, pelaksana dan perhitungan resiko .
Disini nabi saw. Mengajarkan pola pikir bahwa: iman dan tawakal dalam menegakkan agama masih membutuhkan
Ilmu pengetahuan dan tehnologi .
4. Tugas utama rasul.
Tugas utama rasul adalah menjadi rahmat bagi seluruh alam. Allah berfirman : wama arsalnaka illa rahmatan l
il alamin ( dan tidaklah Kami mengutusmu = Muhammad -
Kecuali untuk menjadi rahmat al lil alamin ). Ambiya'-107.
Bagaimana rasul bisa menjadi rahmatal lil alamin ?
Rasul akan menjadi rahmatal lil alamin, bila rasul baik
Aklaknya.
Rasul bersabda : innama buistu li utammima mkarimal aklak ( sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan aklak yang mulia ) Hr Malik.
Agama itu dasarnya adalah iman, diatas iman dibangun islam ( amal ibadah). Dan ibadah itu fungsinya adalah membentuk aklak ( karakter yg baik ).
Ibadah yang tidak membentuk aklak itu artinya ibadahnya tidak ngefek ( tidak ada hasilnya ). Dia hanyalah rutinitas olahrag belaka.
Jadi aklak itu menjadi ukuran agama.
Sahabat bertanya: ya rasulallah mad din ( yaxrasulallah, apa agama itu ?. )
Rasul menjawab : chusnul kuluk .( agama itu adalah aklak
Yang baik ).
Orang beragama tapi aklaknya rusak maka dia akan masuk neraka.
Pada suatu hari ada sahabat bertanya : ya rasulallah, ada seorang wanita yang rajin ibadahnya, tapi dia dzalim, suka
Memfitnah orang. Bagaimana wanita itu ?
Rasul menjawab : hia finnar ( dia masuk neraka ).
Lantas apakah aklak itu ?
Aklak itu adalah sifat sifat ysng tetap yang dibangun melalui proses :
1. Mengaji supaya mengerti.
2. Mengamalkan supaya merasakan.
3. Istiqomah supaya memiliki, yaitu memiliki sifat sifat yang tetap yang disebut charakter.
Aklak ( kebaikkan ) itu ada 3 macam .
1. Takwa ( kebaikan hukum ) yaitu :
Amanah ( adil )
Siddik ( jujur )
Disiplin ( menetapi janji ).
2. Birr ( kebaikan sosial ), yaitu :
Tawadluk ( rendah hati )
Haya' ( tahu malu ).
3. Ihsan ( kebaikan moral l, yaitu :
Kasih sayang kapada sesama .
Barang siapa yang melakukan kebaikan dalam keadaan berviman niscaya akan mendapatkan balasan dengan
pahala yang lebih baik. ( an nahl -97 ). Ladem,6 des 17.
Rabu, 06 Desember 2017
Rabu, 29 November 2017
TAUHID SEBAGAI IDEOLOGI AGAMA
Manusia itu makluk yg punya nafsu dan akal.
Nafsunya mendorong untuk mendapatkan kesenangan. Kesenangan merangsang hasrat sesaat yg dipenuhi oleh ego.
Akalnya mendorong untuk mencapai kepentingapn. Kepentingan membangkitkan kehendak atau cita cita ( ideologi )
Jadi ideologi adalah ilmu ttg cita cita.
Marx berpendapat bahwa : struktu ( materi ) menentukan supra struktur ( ideologi - kesadaran )
Struktuk masyarakat buruh membentuk ideologi sosialisme .Agama mengajarkan bahwa : supra struktur ( kesadaran ideologi ) membentuk struktur ( basis sosial ).
Nabi saw dengan kesadaran agama merubah struktur masyarakat jahiliyah menjadi masyarakat islam yg adil dan sejahtera.
Jadi ideologa agama adalah cita cita untuk membentuk atau merubah masyarakat guna mencapai kesejahteraan.
Apakah tauhid itu dapat membentuk masyarakat yg sejahtera ?
Tauhid cita cita yg disadari untuk mencapai kebaikan dunia dan akherat.
Kebaikan akherat.
Tauhid artinya memurnikan keyakinan bahwa Allah itu maha esa , yang dilafalkan dalam kalimat La ilaha ila Allah ( tiada tuhan selain Allah )
Dalam agama la ila ila Allah itu berkedudukan sebagai kunci surga.
Rasul bersabda : likulli syai in miftakun wa miftakun al jannah la ilaha ila allah ( setiap sesuatu ada kuncinya dan kunci surga adalah la ilaha ila Allah ).
Kunci itu fungsinya untuk membuka pintu. Menurut pengertian iman la ilaha ila Allah selain harus diyakini dalam hati juga haruslah diucapkan dg lisan
Rasul bersabda : man qola akhirat al hayat la ilaha ila Allah dhakhola al jannah ( barang siapa yg pada akhir hayatnya mengucapkan la ilaha ila Allah niscaya masuk surga ).
Dan untuk sempurnanya iman , selain diucapkan juga harus di amalkan dg perbuatan, sehingga menjadi kebaikan dunia.
Kebaikan dunia.
1.dalam surat al Baqarah -163 dikatakan : wa ila hukum illa hu wahid ( tuhanmu adala tuhan yang esa ).
Esa artinya tidak berpasangan, sementara Allah menciptan makluknya berpasangan, tidak ada yang esa.
Dalam surat Yasin -36 : subhana alladzi kholaqo aswaja ( maha suci Allah yang telah menciptakan segala sesuatu berpasang pasang an.
Manusia itu hidup berpasangan - saling membutuhkan, oleh karena itu harus saling menghormati.Untuk dapat saling menghormati orang harus rendah hati ( tawadluk).
2. Dalam surat al fatihah, tauhid dirumuska sebagai : iyyaka
Nakbudu wa iyyaka nasta in ( hanya kepadamu kami menyembah dan hanya k.epada Mu kami mohon pertolongan ).
Iyya kanak budu adalah pernyataan Kemerdekaan , tidak akan menyembah atau taat kepafa siapapun kecuali Allah.
Pernyataan ini akan menanamkan jiwa Merdeka.
Iyya ka nasta in adalah pernyataan Kemandirian, yang tidak akan menggantung kepada siapapun juga selain Allah
Dan pernyataan ini akan menanamkan jiwa Mandiri.
Orang yangmandiri akan menghasilkan prestasi bila diberikan Kemerdekaan.
3. Menyembah dan minta tolong hanya kepada Allah itu akan menumbuhkan sifat Iklas, yaitu berbuat semata mata karena Allah, sehingga amalan nya bisa Istiqomah.
Jadi tauhid itu adalah supra struktur ( kesadaran ) bahwa:
Manusia itu harus merdeka ,mandiri dan iklas untuk membentuk struktur sosial yang baik dunia dan akherat.
Lasem,30 - nop 17.
Nafsunya mendorong untuk mendapatkan kesenangan. Kesenangan merangsang hasrat sesaat yg dipenuhi oleh ego.
Akalnya mendorong untuk mencapai kepentingapn. Kepentingan membangkitkan kehendak atau cita cita ( ideologi )
Jadi ideologi adalah ilmu ttg cita cita.
Marx berpendapat bahwa : struktu ( materi ) menentukan supra struktur ( ideologi - kesadaran )
Struktuk masyarakat buruh membentuk ideologi sosialisme .Agama mengajarkan bahwa : supra struktur ( kesadaran ideologi ) membentuk struktur ( basis sosial ).
Nabi saw dengan kesadaran agama merubah struktur masyarakat jahiliyah menjadi masyarakat islam yg adil dan sejahtera.
Jadi ideologa agama adalah cita cita untuk membentuk atau merubah masyarakat guna mencapai kesejahteraan.
Apakah tauhid itu dapat membentuk masyarakat yg sejahtera ?
Tauhid cita cita yg disadari untuk mencapai kebaikan dunia dan akherat.
Kebaikan akherat.
Tauhid artinya memurnikan keyakinan bahwa Allah itu maha esa , yang dilafalkan dalam kalimat La ilaha ila Allah ( tiada tuhan selain Allah )
Dalam agama la ila ila Allah itu berkedudukan sebagai kunci surga.
Rasul bersabda : likulli syai in miftakun wa miftakun al jannah la ilaha ila allah ( setiap sesuatu ada kuncinya dan kunci surga adalah la ilaha ila Allah ).
Kunci itu fungsinya untuk membuka pintu. Menurut pengertian iman la ilaha ila Allah selain harus diyakini dalam hati juga haruslah diucapkan dg lisan
Rasul bersabda : man qola akhirat al hayat la ilaha ila Allah dhakhola al jannah ( barang siapa yg pada akhir hayatnya mengucapkan la ilaha ila Allah niscaya masuk surga ).
Dan untuk sempurnanya iman , selain diucapkan juga harus di amalkan dg perbuatan, sehingga menjadi kebaikan dunia.
Kebaikan dunia.
1.dalam surat al Baqarah -163 dikatakan : wa ila hukum illa hu wahid ( tuhanmu adala tuhan yang esa ).
Esa artinya tidak berpasangan, sementara Allah menciptan makluknya berpasangan, tidak ada yang esa.
Dalam surat Yasin -36 : subhana alladzi kholaqo aswaja ( maha suci Allah yang telah menciptakan segala sesuatu berpasang pasang an.
Manusia itu hidup berpasangan - saling membutuhkan, oleh karena itu harus saling menghormati.Untuk dapat saling menghormati orang harus rendah hati ( tawadluk).
2. Dalam surat al fatihah, tauhid dirumuska sebagai : iyyaka
Nakbudu wa iyyaka nasta in ( hanya kepadamu kami menyembah dan hanya k.epada Mu kami mohon pertolongan ).
Iyya kanak budu adalah pernyataan Kemerdekaan , tidak akan menyembah atau taat kepafa siapapun kecuali Allah.
Pernyataan ini akan menanamkan jiwa Merdeka.
Iyya ka nasta in adalah pernyataan Kemandirian, yang tidak akan menggantung kepada siapapun juga selain Allah
Dan pernyataan ini akan menanamkan jiwa Mandiri.
Orang yangmandiri akan menghasilkan prestasi bila diberikan Kemerdekaan.
3. Menyembah dan minta tolong hanya kepada Allah itu akan menumbuhkan sifat Iklas, yaitu berbuat semata mata karena Allah, sehingga amalan nya bisa Istiqomah.
Jadi tauhid itu adalah supra struktur ( kesadaran ) bahwa:
Manusia itu harus merdeka ,mandiri dan iklas untuk membentuk struktur sosial yang baik dunia dan akherat.
Lasem,30 - nop 17.
Senin, 20 November 2017
KUNcIPENDIDIKAN
Ada sebuah kaedah yg berbunyi : likulli syai in mif takun ( setiap sesuatu ada kuncinya )
Kalau kita berbicara ttg pendidikan, maka pendidikan itupun ada kuncinya.
Untukengetahui kuncinya, terlebih dahuli harus tahu tujuannya.
Ada 3 tujuan pendidikan :
1.Tujuan awal : adalah ibadah ( wama qalakal jinna wal insa illa liyakbudun - dan tidak kami jadikan jin dan manusia kecuali untuk beribadat kepada Ku ).
Ibadah itu hakekatnya adalah bersyukur.
Jadi tujuan awal pendikan adala bersyukur seperti disebutkan dalam surat Luqman - 14 yaitu : aniskurli wa liwalidaika -- bersyukurlah kepada Ku dan kepada kedua orang tuamu ).
Anak bisa berterima kasih , kalau dikasih yaitu diberikan kasih sayang.
Maka tugas orang tua adalah :1. Memberkan kasih sayang pada anak agar bisa berterima kasih.
2. Menjelaskan pada anak bahwa Alla itu maha kasih, dengan kasihnya Allah telah memberikan nikmatul ijad ( kenikmatan diciptakan ) dan nikmatul injad ( kenikmatan diberikan riski untuk kelanjutan hidup.) Supaya bisa bersukur.
Tentang syukur , Al asfahani berpendapat :
Kufur itu menutup,sedang syukur itu adalah membuka atau menampakkan, yaitu menampakkan nikmat Allah dalam bentuk memberikan sebagian kenikmatan itu kepada orang lain.
Anak yang merasa mendapatkan kasih sayang, dia akan mampu memberikan kasih sayang pada orang lain.
Kasih sayang itu akan memancarkan bufi pekerti yang baik , berupa amal makruf, kesabaran , sikap yg tawadluk, seperti yang diperintahkan oleh guru Luqman dalam surat Luqman yaitu : berbuatlah yg makruf dan mencegah yg munkar, bersabar thd apa yg menimpamu, jangan memalingkan muka dari manusia, jangan barjalan dengan angkuh, sederhanakan dlm berjalan dan lembutkan suaramu .
2. Tujuan antara : memakmurkan bumi .
Dalam surat Hud - 61 : disebutka - hua antsa akum minal ardhi wastakmurukum fiha (Dia telah menciptakan mu dari bumi dan menjadikan mu pemakmurnya ) .
Untuk memakmurkan bumi orang harus pinter dan bener.
Pinter itu harus punya ilmu.
Rasul bersabda : allimu aulaa dakum fainnahum mahluquna lizamanin ghairu zamanikum ( berilah ilmu anakmu,karena mereka itu dijafikan buat menghadapi zaman yg sama sekali lain dari zaman mu ini ).
Orang pinter bisa untuk minteri orang lain, oleh karena itu dia harus bener yaitu harus punya chosyatullah - rasa takut dan taat kepada Allah.
Untuk mencapai chosyatullah orang tua harus :
1. Memberi pelajaran agama supaya mengerti agama.
2 menuntun ibadah supaya dapat merasakan agama.
3. Memberikan kontrol supaya berjalan istiqomah supaya dapat memiliki, yaitu memiliki sifat sifat yg tetap yg disebut charakter yaitu charakter yg bener.
3. Tujuan akhir : kebaikan dunia dan akherat.
Jika tujuan awal dan tujuan antara berjalan dg baik maka tujuan akhir akan tercapai
Anak yg sholat, mampu bekerja dan mampu memberikan kasih sayang pada orang lain,
Secara psichologis dapat dikatakan jiwanya sehat. Dia akan merasakan bahagia karena tidak punya ras iri dan dengki pada orang lain.
Secara sosiologis, dia mampu bertanggung jawab dan mampu menyesuaikan diri pada ketertiban dan kebaikan.
Ini semua adalah usaha, sementara keputusannya ada pada Allah
Pada umumnya orang tua itu sayang pada anaknya, tapi falam kenyataan banyak anak kecewa karena tidak merasa disayangi oleh orang tuanya sehingga menjadi nakal..
Mengapa ?
Untuk menyampaikan kasih sayang itu ada caranya, yang disebut tehnik komunikasi.
Ada beberapa tehnik komunikasi yg harus diperhatikan, yaitu :
1. Qaulan sadidan. ( penyampaian yang benar ).
Perkataan hendaknya sesuai dg perbuatan.
Perkataan ( tauladan ) lebih mengesankan daripada perkataan.
2. Waulan balighan ( penyampaian yg jelas ).
Hendaknya bahasa yang digunakan dapatcdimengerti oleh anak . dan untuk mendapatkan kejelasan perlu adanya dialog.
3. Qaulan maysuran . ( penolakan yg lembut ).
4. Qaulan layyinan. ( ajakan yg lembut ).
5. Qaulan ma' rufan .( penyampaian yang bijaksana ).
Ada 2 macam penyampaian .
a. Penyampaianyang yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan. ( bayi butuh digendong, anak anak butuh ber main, remaja butuh bimbingan , dewasa butuh pekerjaan , sedang manula biyuh di pijat .
b. Penyampaian harus memperhatikan sifat sifat bawaanyang telah didesign Allah misalnya :
Vitalitas, talenta dan temperamen.
Jika kasih sayang itu disampaikan dengan tehnik yang baik, insyaallah, anak dapat merasakan kasih sayang itu, sehingga dia dalam kondisi gembira karenanya dapat menyesuaikan diri pafa ketertiban dan kebaikan.
Lasem, 22 nop 2017.
Kalau kita berbicara ttg pendidikan, maka pendidikan itupun ada kuncinya.
Untukengetahui kuncinya, terlebih dahuli harus tahu tujuannya.
Ada 3 tujuan pendidikan :
1.Tujuan awal : adalah ibadah ( wama qalakal jinna wal insa illa liyakbudun - dan tidak kami jadikan jin dan manusia kecuali untuk beribadat kepada Ku ).
Ibadah itu hakekatnya adalah bersyukur.
Jadi tujuan awal pendikan adala bersyukur seperti disebutkan dalam surat Luqman - 14 yaitu : aniskurli wa liwalidaika -- bersyukurlah kepada Ku dan kepada kedua orang tuamu ).
Anak bisa berterima kasih , kalau dikasih yaitu diberikan kasih sayang.
Maka tugas orang tua adalah :1. Memberkan kasih sayang pada anak agar bisa berterima kasih.
2. Menjelaskan pada anak bahwa Alla itu maha kasih, dengan kasihnya Allah telah memberikan nikmatul ijad ( kenikmatan diciptakan ) dan nikmatul injad ( kenikmatan diberikan riski untuk kelanjutan hidup.) Supaya bisa bersukur.
Tentang syukur , Al asfahani berpendapat :
Kufur itu menutup,sedang syukur itu adalah membuka atau menampakkan, yaitu menampakkan nikmat Allah dalam bentuk memberikan sebagian kenikmatan itu kepada orang lain.
Anak yang merasa mendapatkan kasih sayang, dia akan mampu memberikan kasih sayang pada orang lain.
Kasih sayang itu akan memancarkan bufi pekerti yang baik , berupa amal makruf, kesabaran , sikap yg tawadluk, seperti yang diperintahkan oleh guru Luqman dalam surat Luqman yaitu : berbuatlah yg makruf dan mencegah yg munkar, bersabar thd apa yg menimpamu, jangan memalingkan muka dari manusia, jangan barjalan dengan angkuh, sederhanakan dlm berjalan dan lembutkan suaramu .
2. Tujuan antara : memakmurkan bumi .
Dalam surat Hud - 61 : disebutka - hua antsa akum minal ardhi wastakmurukum fiha (Dia telah menciptakan mu dari bumi dan menjadikan mu pemakmurnya ) .
Untuk memakmurkan bumi orang harus pinter dan bener.
Pinter itu harus punya ilmu.
Rasul bersabda : allimu aulaa dakum fainnahum mahluquna lizamanin ghairu zamanikum ( berilah ilmu anakmu,karena mereka itu dijafikan buat menghadapi zaman yg sama sekali lain dari zaman mu ini ).
Orang pinter bisa untuk minteri orang lain, oleh karena itu dia harus bener yaitu harus punya chosyatullah - rasa takut dan taat kepada Allah.
Untuk mencapai chosyatullah orang tua harus :
1. Memberi pelajaran agama supaya mengerti agama.
2 menuntun ibadah supaya dapat merasakan agama.
3. Memberikan kontrol supaya berjalan istiqomah supaya dapat memiliki, yaitu memiliki sifat sifat yg tetap yg disebut charakter yaitu charakter yg bener.
3. Tujuan akhir : kebaikan dunia dan akherat.
Jika tujuan awal dan tujuan antara berjalan dg baik maka tujuan akhir akan tercapai
Anak yg sholat, mampu bekerja dan mampu memberikan kasih sayang pada orang lain,
Secara psichologis dapat dikatakan jiwanya sehat. Dia akan merasakan bahagia karena tidak punya ras iri dan dengki pada orang lain.
Secara sosiologis, dia mampu bertanggung jawab dan mampu menyesuaikan diri pada ketertiban dan kebaikan.
Ini semua adalah usaha, sementara keputusannya ada pada Allah
Pada umumnya orang tua itu sayang pada anaknya, tapi falam kenyataan banyak anak kecewa karena tidak merasa disayangi oleh orang tuanya sehingga menjadi nakal..
Mengapa ?
Untuk menyampaikan kasih sayang itu ada caranya, yang disebut tehnik komunikasi.
Ada beberapa tehnik komunikasi yg harus diperhatikan, yaitu :
1. Qaulan sadidan. ( penyampaian yang benar ).
Perkataan hendaknya sesuai dg perbuatan.
Perkataan ( tauladan ) lebih mengesankan daripada perkataan.
2. Waulan balighan ( penyampaian yg jelas ).
Hendaknya bahasa yang digunakan dapatcdimengerti oleh anak . dan untuk mendapatkan kejelasan perlu adanya dialog.
3. Qaulan maysuran . ( penolakan yg lembut ).
4. Qaulan layyinan. ( ajakan yg lembut ).
5. Qaulan ma' rufan .( penyampaian yang bijaksana ).
Ada 2 macam penyampaian .
a. Penyampaianyang yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan. ( bayi butuh digendong, anak anak butuh ber main, remaja butuh bimbingan , dewasa butuh pekerjaan , sedang manula biyuh di pijat .
b. Penyampaian harus memperhatikan sifat sifat bawaanyang telah didesign Allah misalnya :
Vitalitas, talenta dan temperamen.
Jika kasih sayang itu disampaikan dengan tehnik yang baik, insyaallah, anak dapat merasakan kasih sayang itu, sehingga dia dalam kondisi gembira karenanya dapat menyesuaikan diri pafa ketertiban dan kebaikan.
Lasem, 22 nop 2017.
Sabtu, 18 November 2017
KOMPONEN AGAMA
Semua agama mempunyai tiga komponen yaitu
1. Iman atau keyakinan
2. Islam atau amal ibadah
3.ihsan atau kebaikan
A. IMAN
Rasul bersabda al imanu a' dun bi qolbi wa ikrarun bi lisani wa amalun bil arkani ( iman adalah keyakinan dlm hati yang diucapkan dg lisan serta diamalkan dg perbuatan)
Keyakinan itu bila diamalkan dg perbuatan mk keyakinan itu menjad
I pola pikir. Selanjutnya pola pikir itu akan membentuk pola sikap dan pola sikap akan membentuk amal perbuatan. Orang yng yakin bahwa semia penyakit ada obatnya, mk ketika dia sakit dia butuh obat dan akan segera pergi ke dokter dan sembuhlah dia.
Lain halnya dg orang yg tifak punya keyakinan, ketika dia sakit dia terlentang di ranjang tidak bersikap tidak berbuat ap apa shg sakitnya tambah parah.
Itulah hebatnya keyakinan, bisa menyelesaikan dg cepat.
Selain itu iman kelak di akhirat mempunyai jaminan surga. Rasul bersabda man kana fi qalbihi misqalla habbatin min qordalin min imanin fa ahrujuhu. (Barang siapa yg dlm hatinya ada iman, meski hanya sebesar biji sawi, maka kelak dikeluarkan dr neraka).
Iman ( keyakinan) itu adl dasar agama yg diatasnya dibangun gagasan gagasan agama, mk keyakinan itu haruslah benar. Keyakinan yg benar ( haqqul yakin) afalah keyakinan yg didasarkan pada ilmu Allah yaitu ayat ayat Allah.
Ayat Allah itu ada 2 macam.
1. Ayat kauliyah ( al qur an dan sunnah rasul )
2. Ayat kauniyah ( penomena alam yg kemudian bisa disusun menjafi ilmu pengetahuan dan tehnologi ).
Dalam al qamar 49 disebutkan
Inna kulla syai in kholakna bi kodarin ( sesungguhnya Kami telah menjadikan segala sesuatu dg kadar/ilmu nya )
Iman yang benar akan menghasilkan amal yang bermanfaat.
B. Komponen yg kedua afalah ISLAMl ( amal ibadah ).
Rasul bersabda innamal a' malu bin niyat ( sesungguhnya amal itu tergantung pd niat).
Jadi ukuran amal ibadah adalah niat.
Berdasar niatnua, amal itu ada 4 macam.
1.linnas amal krn ingin pujiam manusia.
2. Lisawabud dunya amal krn mengharap balasan dunia.
3. Lisawabul akhirat amal krn mengharap balasan akhirat
4. Lillah amal krn mengharap ridha Allah
Amal ibadah itu hakekatnya bersyukur pd Allah , bukan krn terpaksa.
Menurut Al Asfahani bersyukur itu artinya membuka, jika dia mendapatkan nikmat, nikmat itu dibuka utk org lain di sekitarnya. Artinya orang yg bersyukur itu mampu memberikan kasih sayang pd orang lain atau mampu memancarkan kebaikan pd orang lain.
C. Komponen ke 3 adalah IHSAN ( kebaikan ).
Ukuran kebailan adalah perbandingan hak dan kwajiban.
Kebaikan itu afa 3 macam.
1. Takwa atau kebaikan hukum ada keseimbangan hak dg kwajiban.
Orang kaya bersedekah itu adil.
Hutang wajib membayar itu disiplin.
2. Birr atau kebaikan sosial melebihkan kwajiban dari pada hak .
Anak dimarahi orang tua, tifak boleh balas harus tetap hormat,mesti kecewa.
3. Ihsan atau kebaikan moral mengabaikan hak dg mengutamakan kwajiban.
Orang yg disakiti tidak membalas bahkan memaafkan
Dalam Ali Imran 13 4 dikatakan bahwa Allah menyukai orang yg melakukan kebaikan ( wallahu yukibbul muhsinin ).
Hubungan iman islam dan ihsan.
Islam tanpa iman itu munafik ( kafir), dia masuk neraka jahanam selamanya.
Al Baiyinah 5 menyatakan bahwa sesungguhnya orang orang kafir dr ahli kitab dan musrik masuk neraka jahanam selama lamanya.
Iman tanpa islam itu fasik , masuk neraka dia ( al ssajadah 20)
Iman islam tanpa ihsan itu ringan timbangan kebaikannya maka tempat kembalinya neraka hawiyah.
Tiga komponen ini berkaitan, kalau komponennya tidak lengkap, tidak sempurnalah agamanya dan neraka tempatnya.
Jadi orang yg beragama itu punya keyakinan dan dengan keyakinannya dia beribadah sehingga memancarkan kebaikan.
1. Iman atau keyakinan
2. Islam atau amal ibadah
3.ihsan atau kebaikan
A. IMAN
Rasul bersabda al imanu a' dun bi qolbi wa ikrarun bi lisani wa amalun bil arkani ( iman adalah keyakinan dlm hati yang diucapkan dg lisan serta diamalkan dg perbuatan)
Keyakinan itu bila diamalkan dg perbuatan mk keyakinan itu menjad
I pola pikir. Selanjutnya pola pikir itu akan membentuk pola sikap dan pola sikap akan membentuk amal perbuatan. Orang yng yakin bahwa semia penyakit ada obatnya, mk ketika dia sakit dia butuh obat dan akan segera pergi ke dokter dan sembuhlah dia.
Lain halnya dg orang yg tifak punya keyakinan, ketika dia sakit dia terlentang di ranjang tidak bersikap tidak berbuat ap apa shg sakitnya tambah parah.
Itulah hebatnya keyakinan, bisa menyelesaikan dg cepat.
Selain itu iman kelak di akhirat mempunyai jaminan surga. Rasul bersabda man kana fi qalbihi misqalla habbatin min qordalin min imanin fa ahrujuhu. (Barang siapa yg dlm hatinya ada iman, meski hanya sebesar biji sawi, maka kelak dikeluarkan dr neraka).
Iman ( keyakinan) itu adl dasar agama yg diatasnya dibangun gagasan gagasan agama, mk keyakinan itu haruslah benar. Keyakinan yg benar ( haqqul yakin) afalah keyakinan yg didasarkan pada ilmu Allah yaitu ayat ayat Allah.
Ayat Allah itu ada 2 macam.
1. Ayat kauliyah ( al qur an dan sunnah rasul )
2. Ayat kauniyah ( penomena alam yg kemudian bisa disusun menjafi ilmu pengetahuan dan tehnologi ).
Dalam al qamar 49 disebutkan
Inna kulla syai in kholakna bi kodarin ( sesungguhnya Kami telah menjadikan segala sesuatu dg kadar/ilmu nya )
Iman yang benar akan menghasilkan amal yang bermanfaat.
B. Komponen yg kedua afalah ISLAMl ( amal ibadah ).
Rasul bersabda innamal a' malu bin niyat ( sesungguhnya amal itu tergantung pd niat).
Jadi ukuran amal ibadah adalah niat.
Berdasar niatnua, amal itu ada 4 macam.
1.linnas amal krn ingin pujiam manusia.
2. Lisawabud dunya amal krn mengharap balasan dunia.
3. Lisawabul akhirat amal krn mengharap balasan akhirat
4. Lillah amal krn mengharap ridha Allah
Amal ibadah itu hakekatnya bersyukur pd Allah , bukan krn terpaksa.
Menurut Al Asfahani bersyukur itu artinya membuka, jika dia mendapatkan nikmat, nikmat itu dibuka utk org lain di sekitarnya. Artinya orang yg bersyukur itu mampu memberikan kasih sayang pd orang lain atau mampu memancarkan kebaikan pd orang lain.
C. Komponen ke 3 adalah IHSAN ( kebaikan ).
Ukuran kebailan adalah perbandingan hak dan kwajiban.
Kebaikan itu afa 3 macam.
1. Takwa atau kebaikan hukum ada keseimbangan hak dg kwajiban.
Orang kaya bersedekah itu adil.
Hutang wajib membayar itu disiplin.
2. Birr atau kebaikan sosial melebihkan kwajiban dari pada hak .
Anak dimarahi orang tua, tifak boleh balas harus tetap hormat,mesti kecewa.
3. Ihsan atau kebaikan moral mengabaikan hak dg mengutamakan kwajiban.
Orang yg disakiti tidak membalas bahkan memaafkan
Dalam Ali Imran 13 4 dikatakan bahwa Allah menyukai orang yg melakukan kebaikan ( wallahu yukibbul muhsinin ).
Hubungan iman islam dan ihsan.
Islam tanpa iman itu munafik ( kafir), dia masuk neraka jahanam selamanya.
Al Baiyinah 5 menyatakan bahwa sesungguhnya orang orang kafir dr ahli kitab dan musrik masuk neraka jahanam selama lamanya.
Iman tanpa islam itu fasik , masuk neraka dia ( al ssajadah 20)
Iman islam tanpa ihsan itu ringan timbangan kebaikannya maka tempat kembalinya neraka hawiyah.
Tiga komponen ini berkaitan, kalau komponennya tidak lengkap, tidak sempurnalah agamanya dan neraka tempatnya.
Jadi orang yg beragama itu punya keyakinan dan dengan keyakinannya dia beribadah sehingga memancarkan kebaikan.
Langganan:
Komentar (Atom)