Rabu, 29 November 2017

TAUHID SEBAGAI IDEOLOGI AGAMA

Manusia itu makluk yg punya nafsu dan akal.
Nafsunya mendorong untuk mendapatkan kesenangan. Kesenangan merangsang hasrat sesaat  yg dipenuhi oleh ego.
Akalnya mendorong untuk mencapai kepentingapn. Kepentingan membangkitkan kehendak atau cita cita ( ideologi )
Jadi ideologi adalah ilmu ttg cita cita.
Marx  berpendapat bahwa  :  struktu ( materi ) menentukan supra struktur ( ideologi - kesadaran )
Struktuk masyarakat buruh membentuk ideologi sosialisme .Agama mengajarkan bahwa : supra struktur ( kesadaran ideologi ) membentuk struktur ( basis sosial ).
Nabi saw dengan kesadaran agama merubah struktur masyarakat jahiliyah menjadi masyarakat islam yg adil dan sejahtera.
Jadi ideologa agama adalah cita cita untuk membentuk atau merubah masyarakat guna mencapai kesejahteraan.

Apakah tauhid itu dapat membentuk masyarakat yg sejahtera ?
Tauhid cita cita yg disadari untuk mencapai kebaikan dunia dan akherat.
Kebaikan akherat.
Tauhid artinya memurnikan keyakinan bahwa  Allah itu maha esa , yang dilafalkan dalam kalimat  La ilaha ila Allah  ( tiada tuhan selain Allah )
Dalam agama  la ila ila Allah itu berkedudukan sebagai kunci surga.
Rasul bersabda : likulli syai in miftakun wa miftakun al jannah la ilaha ila allah ( setiap sesuatu ada kuncinya dan kunci surga adalah la ilaha ila Allah ).
Kunci itu fungsinya untuk membuka pintu.  Menurut pengertian iman    la ilaha ila Allah selain harus diyakini dalam hati juga haruslah diucapkan dg lisan
Rasul bersabda : man qola akhirat al hayat  la ilaha ila Allah  dhakhola al jannah  ( barang siapa yg pada akhir hayatnya mengucapkan  la ilaha ila Allah niscaya masuk surga ).
Dan untuk sempurnanya iman , selain diucapkan juga harus di amalkan dg perbuatan, sehingga menjadi kebaikan dunia.

Kebaikan dunia.
1.dalam surat al Baqarah -163  dikatakan : wa ila hukum illa hu wahid ( tuhanmu adala tuhan yang esa ).
Esa artinya tidak berpasangan, sementara Allah menciptan makluknya berpasangan, tidak ada yang esa.
Dalam surat Yasin -36 : subhana alladzi kholaqo aswaja ( maha suci Allah yang telah menciptakan segala sesuatu berpasang pasang an.
Manusia itu hidup berpasangan - saling membutuhkan, oleh karena itu harus saling menghormati.Untuk dapat saling menghormati orang harus rendah hati ( tawadluk).
2. Dalam surat al fatihah, tauhid dirumuska sebagai : iyyaka
Nakbudu  wa iyyaka nasta in ( hanya kepadamu kami menyembah  dan hanya k.epada Mu  kami mohon pertolongan ).
Iyya kanak budu  adalah pernyataan  Kemerdekaan  , tidak akan menyembah atau taat kepafa siapapun kecuali Allah.
Pernyataan ini akan menanamkan jiwa Merdeka.
Iyya ka nasta in  adalah pernyataan  Kemandirian, yang tidak akan menggantung kepada siapapun juga selain Allah
Dan pernyataan ini akan menanamkan jiwa  Mandiri.
Orang yangmandiri akan menghasilkan prestasi bila diberikan  Kemerdekaan.
3. Menyembah dan minta tolong hanya kepada Allah itu akan menumbuhkan sifat Iklas, yaitu berbuat semata mata karena Allah, sehingga amalan nya bisa Istiqomah.

Jadi tauhid itu adalah   supra struktur ( kesadaran ) bahwa:
Manusia itu harus merdeka ,mandiri dan iklas untuk membentuk struktur sosial yang baik dunia dan akherat.
Lasem,30 - nop 17.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar