Allah berfirman : laqod kana lakum fi rasulillahi uswatun kasanah ( sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu ) (al ahzab-21 ).
Ada beberapa kejadian yg dapat diambil hikmahnya untuk diteladani :
1.awal kerasulan.
2. Isra' mi'raj .
3. Hijrah .
1. Awal kerasulan .
Pada awal kerasulan turun ayat yg berbunyi : ikhra' bismi rabbika alladi kholaq ( bacalah dengan menyebut nama tuhanmu ygenciptakan ).
Perintahnya adalah: bacalah.
Yang harus dibaca adalah semua ayat Allah, baik ayat kauliyah (al qur'an dan as sunnah ) maupun ayat kauniyah yaitu ayat alam semesta yg berupa fenomena alam yg selanjutnya bisa disusun menjadi ilmu pengetahuan dan tehnologi.
Orang yg membaca akan menjadi pintar , dan orang pintar akan bermanfaat bagi masyarakat. Tapi dalam kenyataan banyak orang pintar yang mintri orang lain untuk kepentingan diri sendiri atau golongannya bukan kepentingan umum. Olehvkarena itu orang pinter haruslah bener.
Dalam ayat tersebut, Allah tidak hanya memerintahkan membaca supaya pinter, tapi disamping membaca haruslah bismi rabbika ( dengan menyebut nama tuhanmu).
Bi itu dengan artinya dekat sekali. Suatu komitmen bahwa dirinya dekat sekali dengan Allah - ka annaka tarahu ( se akan akan melihat Allah ) atau innahu yaraka ( sesungguhnya Allah melihat mu).
Islam memerintahkan membaca supaya pinter, dan orang pinter itu harus mengamalkan ilmunya dengan bener. Untuk bener orang harus chosyatullah - mempunyai rasa takut dan taat kepada Allah karena merasa selalu dilihat oleh Allah.
2. Isra' Mi'raj.
Tujuan utama nabi Muhammad saw. di isra' mi' raj adalah untuk menerima perintah sholat.
Dalam agama sholat itu dipandang sebagai :
1. Tiang agama : ash sholatu imamuddin ( sholat itu adalah tiang agama ).
2. Ukuran baik buruknya amal .
Auwalu ma yuhasabu alaihil abdu yauma alqiyamati as sholat fain sholukhat sholuha sairi amalihi wa in fasadat fasada sairi amalihi. ( amalan yang pertama kali di hisab atas hamba di hari kiamat jalah sholat, bila sholatnya sholuhat ( baik ) maka baik pula seliruh amalannya. Dan bila sholatnya rusak maka rusak pula seluruh amalannya
.).(HR. Thabarani ).
Sholat yang sholuhat itu yg bagaimana ?
Allah berfirman : innani ana Allah lailaha illa Ana fa'budni wa aqimi asholata lidzikri ( sesungguhnya Aku ini adalh Allah , tidak ada tuhan selain Aku, da tegakkan sholat untuk mengingat Ku ).
Sholat yg sholuhat itu meliputi 3 hal.
1. Menyembah dgvperbuatan dan lisan menurut tatacara( kaifiyah) yang telah ditentukan.
2. Menegakkan sholat, artinya shahun, tidak pernah absen dan terlambat ( disiplin).
3. Mengingat Allah ( dzikrillah ).
Dzikir itu berkaitan dengan imanensi atau kedekatan. Kedekatan dengan Allah, bukanlah kedekatan dengan dzat Nya.
Rasul bersabda : antakbudallah ka annaka tarahu ( jika menyembah engkau kepada Allah se akan akan engkau melihat Nya).
Hanya se akan akan melihat, bukan melihat dengan mata kepala, tapi melihat dengan mata hati. Jika tidakvdapat melihat, sesungguhnya Allah melihatmu.( innahu yaraka).
Jadi sholat yang sholuhat itu adalah menyembah Allah dg kaifiyah yg telah ditentukan danbyg dilakukan dg disiplin
Serta merasa selalu dilihat olehvAllah sehingga menjadi
Orang yang selalu menghindarkan diri dari perbuatan keji
Dan munkar.
Allah berfirman : innas shoylati tanha anil fahsha' i wal munkar ( sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar).
Dengan perkataan lain sholat yang sholuhat adalah dapat
Menampilkan kesalehan pribadi sekaligusckesalehan sosial.
3. Hijrah.
Mengapa nabi saw. Sewaktu hijrah menggunakan unta, ti
fak menggunakan buraq seperyi sewaktu isra' mi'raj ?
Isra' mi'raj afalah peristiwa khas untuk rasul , bukan untuk ditiru umat. Sementara hijrah adalah peristiwa yang harus diikuti oleh umatnya.
Dalam hijrah perlu dibuat rencana tentang : waktu, sarana, pelaksana dan perhitungan resiko .
Disini nabi saw. Mengajarkan pola pikir bahwa: iman dan tawakal dalam menegakkan agama masih membutuhkan
Ilmu pengetahuan dan tehnologi .
4. Tugas utama rasul.
Tugas utama rasul adalah menjadi rahmat bagi seluruh alam. Allah berfirman : wama arsalnaka illa rahmatan l
il alamin ( dan tidaklah Kami mengutusmu = Muhammad -
Kecuali untuk menjadi rahmat al lil alamin ). Ambiya'-107.
Bagaimana rasul bisa menjadi rahmatal lil alamin ?
Rasul akan menjadi rahmatal lil alamin, bila rasul baik
Aklaknya.
Rasul bersabda : innama buistu li utammima mkarimal aklak ( sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan aklak yang mulia ) Hr Malik.
Agama itu dasarnya adalah iman, diatas iman dibangun islam ( amal ibadah). Dan ibadah itu fungsinya adalah membentuk aklak ( karakter yg baik ).
Ibadah yang tidak membentuk aklak itu artinya ibadahnya tidak ngefek ( tidak ada hasilnya ). Dia hanyalah rutinitas olahrag belaka.
Jadi aklak itu menjadi ukuran agama.
Sahabat bertanya: ya rasulallah mad din ( yaxrasulallah, apa agama itu ?. )
Rasul menjawab : chusnul kuluk .( agama itu adalah aklak
Yang baik ).
Orang beragama tapi aklaknya rusak maka dia akan masuk neraka.
Pada suatu hari ada sahabat bertanya : ya rasulallah, ada seorang wanita yang rajin ibadahnya, tapi dia dzalim, suka
Memfitnah orang. Bagaimana wanita itu ?
Rasul menjawab : hia finnar ( dia masuk neraka ).
Lantas apakah aklak itu ?
Aklak itu adalah sifat sifat ysng tetap yang dibangun melalui proses :
1. Mengaji supaya mengerti.
2. Mengamalkan supaya merasakan.
3. Istiqomah supaya memiliki, yaitu memiliki sifat sifat yang tetap yang disebut charakter.
Aklak ( kebaikkan ) itu ada 3 macam .
1. Takwa ( kebaikan hukum ) yaitu :
Amanah ( adil )
Siddik ( jujur )
Disiplin ( menetapi janji ).
2. Birr ( kebaikan sosial ), yaitu :
Tawadluk ( rendah hati )
Haya' ( tahu malu ).
3. Ihsan ( kebaikan moral l, yaitu :
Kasih sayang kapada sesama .
Barang siapa yang melakukan kebaikan dalam keadaan berviman niscaya akan mendapatkan balasan dengan
pahala yang lebih baik. ( an nahl -97 ). Ladem,6 des 17.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar