Rabu, 06 Desember 2017

MENELADANI RASULALLAH

Allah berfirman : laqod kana lakum fi rasulillahi uswatun kasanah ( sesungguhnya telah ada  pada diri rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu ) (al ahzab-21 ).

Ada beberapa kejadian yg dapat diambil hikmahnya untuk diteladani :
1.awal kerasulan.
2. Isra' mi'raj .
3. Hijrah  .

1. Awal kerasulan .
Pada awal kerasulan turun ayat yg berbunyi  : ikhra'  bismi rabbika alladi kholaq  ( bacalah dengan menyebut nama tuhanmu ygenciptakan ).
Perintahnya adalah: bacalah.
Yang harus dibaca adalah semua ayat Allah, baik ayat kauliyah (al qur'an dan as sunnah )  maupun ayat kauniyah yaitu ayat alam semesta yg berupa fenomena alam  yg selanjutnya bisa disusun menjadi ilmu pengetahuan dan tehnologi.
Orang yg membaca akan menjadi pintar , dan orang pintar akan bermanfaat bagi masyarakat.  Tapi dalam kenyataan banyak orang pintar yang mintri orang lain untuk kepentingan diri sendiri atau golongannya  bukan kepentingan umum.  Olehvkarena itu orang pinter haruslah bener.
Dalam ayat tersebut, Allah tidak hanya memerintahkan membaca supaya pinter, tapi disamping membaca haruslah  bismi rabbika ( dengan menyebut nama tuhanmu).
Bi itu dengan artinya dekat sekali.  Suatu komitmen bahwa dirinya dekat sekali dengan Allah   - ka annaka tarahu ( se akan akan melihat Allah )  atau  innahu yaraka  ( sesungguhnya Allah melihat mu).

Islam memerintahkan membaca supaya  pinter, dan orang pinter itu harus mengamalkan ilmunya dengan bener. Untuk bener  orang harus  chosyatullah  - mempunyai rasa takut dan taat kepada Allah   karena merasa selalu dilihat oleh Allah. 

2. Isra'  Mi'raj.
Tujuan utama nabi Muhammad  saw. di isra' mi' raj adalah untuk menerima perintah sholat.
Dalam agama sholat itu dipandang sebagai :
1. Tiang agama    : ash sholatu imamuddin ( sholat itu adalah tiang agama ).
2. Ukuran baik buruknya amal .
Auwalu ma yuhasabu alaihil abdu yauma alqiyamati as sholat   fain sholukhat  sholuha sairi amalihi  wa in fasadat fasada sairi amalihi. ( amalan yang pertama kali di hisab atas hamba di hari kiamat jalah  sholat, bila sholatnya sholuhat ( baik )  maka baik pula seliruh amalannya. Dan bila sholatnya rusak maka rusak pula seluruh amalannya
.).(HR. Thabarani ).
Sholat yang sholuhat itu yg bagaimana ?
Allah berfirman : innani ana Allah  lailaha illa Ana fa'budni wa aqimi asholata lidzikri  ( sesungguhnya Aku ini adalh Allah , tidak ada tuhan selain Aku, da tegakkan sholat untuk mengingat Ku ).

Sholat yg sholuhat itu meliputi 3 hal.
1. Menyembah dgvperbuatan dan lisan menurut tatacara( kaifiyah) yang telah ditentukan.
2. Menegakkan sholat, artinya shahun, tidak pernah absen dan terlambat ( disiplin).
3. Mengingat Allah ( dzikrillah ).
Dzikir itu berkaitan dengan imanensi atau kedekatan. Kedekatan dengan Allah, bukanlah kedekatan dengan dzat Nya.
Rasul bersabda : antakbudallah ka annaka  tarahu ( jika menyembah engkau kepada Allah  se akan akan  engkau melihat Nya).
Hanya se akan akan melihat, bukan melihat dengan mata kepala, tapi melihat dengan mata hati. Jika tidakvdapat melihat, sesungguhnya Allah melihatmu.( innahu yaraka).

Jadi sholat yang sholuhat itu adalah menyembah Allah dg kaifiyah yg telah ditentukan  danbyg dilakukan dg disiplin
Serta merasa selalu  dilihat olehvAllah  sehingga menjadi
Orang yang selalu menghindarkan diri dari perbuatan keji
Dan munkar.
Allah berfirman : innas shoylati tanha anil fahsha' i wal munkar ( sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar).

Dengan perkataan lain  sholat yang sholuhat adalah dapat
Menampilkan kesalehan pribadi sekaligusckesalehan sosial.

3. Hijrah.
Mengapa nabi saw.  Sewaktu hijrah menggunakan unta, ti
fak menggunakan  buraq seperyi sewaktu isra' mi'raj ?
Isra' mi'raj afalah peristiwa khas untuk rasul , bukan untuk ditiru umat.  Sementara hijrah adalah peristiwa yang harus diikuti oleh umatnya.
Dalam hijrah perlu dibuat rencana tentang : waktu, sarana, pelaksana dan perhitungan resiko .
Disini nabi saw. Mengajarkan pola pikir bahwa: iman dan tawakal dalam menegakkan agama  masih membutuhkan
Ilmu pengetahuan dan tehnologi  .

4. Tugas utama rasul.
Tugas utama rasul adalah menjadi rahmat bagi seluruh alam.  Allah berfirman : wama arsalnaka illa rahmatan l
il alamin  ( dan tidaklah Kami mengutusmu = Muhammad -
Kecuali untuk menjadi rahmat al lil alamin ). Ambiya'-107.
Bagaimana rasul bisa menjadi rahmatal  lil alamin ?
Rasul akan menjadi rahmatal lil alamin, bila rasul baik
Aklaknya.
Rasul bersabda : innama buistu li utammima mkarimal aklak ( sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan aklak yang mulia )  Hr Malik.
Agama itu dasarnya adalah iman, diatas iman dibangun islam ( amal ibadah). Dan ibadah itu fungsinya adalah membentuk aklak ( karakter yg baik ).
Ibadah yang tidak membentuk aklak  itu artinya ibadahnya tidak ngefek ( tidak ada hasilnya ). Dia hanyalah rutinitas olahrag belaka.

Jadi aklak itu menjadi ukuran agama.
Sahabat bertanya: ya rasulallah mad din ( yaxrasulallah, apa agama itu ?. )
Rasul menjawab : chusnul kuluk .( agama itu adalah aklak
 Yang baik ).
Orang beragama tapi aklaknya rusak  maka dia akan masuk neraka.
Pada suatu hari ada sahabat bertanya : ya rasulallah, ada seorang wanita yang rajin ibadahnya, tapi dia dzalim, suka
Memfitnah orang. Bagaimana wanita itu ?
Rasul menjawab : hia finnar ( dia masuk neraka ).
Lantas apakah aklak itu ?
Aklak itu adalah sifat sifat ysng tetap yang dibangun melalui proses :
1. Mengaji  supaya mengerti.
2. Mengamalkan supaya merasakan.
3. Istiqomah supaya memiliki, yaitu memiliki sifat sifat yang tetap  yang disebut  charakter.

Aklak ( kebaikkan ) itu ada 3 macam .
1. Takwa ( kebaikan hukum )   yaitu :
    Amanah ( adil )
    Siddik ( jujur )
    Disiplin ( menetapi janji ).
2. Birr ( kebaikan sosial ), yaitu :
    Tawadluk ( rendah hati )
    Haya' ( tahu malu ).
3. Ihsan ( kebaikan moral l, yaitu :
     Kasih sayang kapada sesama .

Barang siapa yang melakukan kebaikan dalam keadaan berviman  niscaya akan mendapatkan balasan dengan
pahala yang lebih baik.  ( an nahl -97 ).  Ladem,6 des 17.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar